News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Update Corona Yogya, Pemda Koordinasikan Pemulangan WNA India

Update Corona Yogya, Pemda Koordinasikan Pemulangan WNA India





WARTAJOGJA.ID : Terdapat penambahan 1 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY pada 29 April 2020.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan penambahan 1 kasus tersebut membuat total kasus positif Covid-19 di DIY hingga saat ini menjadi 94 kasus.

"Kasus 96 laki-laki usia 73 tahun warga Sleman. Dari laporan rumah sakit hanya tertulis pernah kontak dengan PDP," ujarnya, Rabu (29/4/2020).
Disinggung mengenai 1 pasien tersebut apakah berhubungan dengan WNI India di Sleman, Berty menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman sedang berupaya melakukan penelusuran.

Selain penambahan kasus positif Covid-19, terdapat 1 pasien yang dinyatakan sembuh.

Berty menyebut bahwa yang sembuh adalah kasus 59 yakni laki-laki usia 26 tahun warga Sleman.

Ia pun meminta maaf atas kekeliruan data yang sebelumnya menyebutkan kasus 59 adalah perempuan usia 27 tahun warga Sleman.
"Mohon maaf yang benar kasus 59 ini adalah laki-laki usia 26 tahun warga Sleman," ucapnya.

Laporan konfirmasi kasus Covid-19 di DIY per 29 April 2020 adalah total PDP sebanyak 822 orang di mana 127 orang masih menjalani perawatan.
Berdasarkan hasil lab, 94 orang dinyatakan positif (40 orang sembuh, 7 orang meninggal dunia), 661 orang dinyatakan negatif, dan masih menunggu hasil lab sebanyak 67 orang (4 orang meninggal dunia).

Sementara itu, total ODP yang tersebar di seluruh DIY yakni 4.564 orang.

Berdasarkan data hasil pemeriksaan RS Rujukan COVID-19 pada Senin (27/4) tercatat bahwa terdapat Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan India dinyatakan positif COVID-19. 

Adapun pasien positif tersebut berjumlah total 4 orang dan saat ini tengah menjalani perawatan di RS Hardjolukito, Sleman. 


Sekretaris Daerah DIY Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui pada Rabu (29/4) siang menyatakan bahwa pada mulanya, 4 WNA yang dinyatakan positif COVID-19 tersebut diperiksa bersama dengan 11 rekan WNA yang juga dari India. 

Kelimabelas WNA India ini telah berada di Yogyakarta sejak satu bulan lamanya dan tidak bisa kembali ke negara asal karena sedang lockdown. 

“Lima belas WNA ini awalnya berada di sebuah masjid di kawasan Sleman dan petugas sudah menjalani rapid test. Dari hasil rapid test tersebut, 9 diantaranya dinyatakan positif COVID-19,” ujar Aji. 

Adapun 9 WNA tersebut kemudian dirujuk ke RS Hardjolukito untuk menjalani tes swap. Pada akhirnya hanya 4 orang saja yang benar-benar positif. 

“Keempat orang ini hingga saat ini masih dirawat di RS Hardjolukito, sementara 11 orang lainnya yang dinyatakan negatif diberikan akomodasi di Badan Diklat Pemda DIY, Gunung Sempu, Bantul, Yogyakarta. 

“Yang perlu saya sampaikan dan tekankan, bahwa 11 WNA yang saat ini berada di Badan Diklat Gunung Sempu, semuanya dalam kondisi sehat. Jadi masyarakat sekitar jangan khawatir. Mereka ini malah sudah dipastikan kesehatannya karena telah menjalani prosedur pemeriksaan kesehatan dari mulai rapid test hingga tes swap,” jelasnya. 

Menindaklanjuti teknis kepulangan WNA tersebut, Pemda DIY telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar India untuk dapat memulangkan WNA tersebut dengan repatriasi. “Selain itu kami juga sudah koordinasikan dengan Kemenlu terkait persoalan ini. Bagaimanapun juga, kita harus tetap memperlakukan dan memfasilitasi orang asing dengan baik,” tutup Aji.


(San/Dwe)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment